HUBUNGI KAMI

Minggu, 01 April 2018

APAKAH YANG TERJADI BILA YESUS KRISTUS TIDAK BANGKIT?


Apakah yang terjadi bila Yesus Kristus tidak bangkit?
Alkitab berkata bahwa sia-sialah pemberitaan Injil Kristus bila Ia tidak bangkit dari kematian dan sia-sialah juga iman semua orang yang percaya kepada-Nya.  Namun, syukur kepada Allah sebab Tuhan Yesus sudah bangkit dari kematian dan kebangkitan-Nya itu memberikan arti dalam kehidupan kita.
Apakah makna kebangkitan Kristus?
1. Kita tidak takut menghadapi maut, sebab maut telah dikalahkan. 
Kebangkitan Yesus Kristus mengandung arti bahwa Ia telah mengalahkan kematian.
1 Korintus 15:55 berkata: ” Hai maut di manakah kemenanganmu? Hai maut, di manakah sengatmu?”
Sengat maut ialah dosa dan kuasa dosa ialah hukum Taurat. Tetapi syukur kepada Allah, yang telah memberikan kepada kita kemenangan oleh Yesus Kristus, Tuhan kita.”
Adam, manusia pertama, membawa seluruh manusia ke dalam maut oleh karena dosa, tetapi Yesus Kristus telah membawa seluruh manusia kepada kehidupan kekal melalui kebangkitan-Nya.  Barangsiapa percaya kepada-Nya akan beroleh hidup yang kekal.
Oleh karena maut telah dikalahkan, maka kita yang percaya kepada-Nya tidak perlu lagi takut akan kematian.  Kematian merupakan suatu keuntungan, karena kematian tubuh jasmani ini membawa kita kepada kehidupan kekal di dalam kerajaan sorga.
2. Kita hidup dalam kuasa Allah, sebab segala Kuasa di Sorga dan di bumi ada pada Yesus.
Dalam Injil Matius 28:18,  Yesus berkata: “Kepada-Ku telah diberikan segala kuasa di sorga dan di bumi.” dan sesudahnya Tuhan Yesus memberikan perintah Amanat Agung kepada murid-murid.
Yesus adalah penguasa atas segala sesuatu, dan kuasa itu Ia berikan juga kepada para murid dan segenap orang percaya untuk memanifestasikan kuasa Allah dalam kehidupan mereka untuk menjangkau jiwa-jiwa bagi Tuhan.
Sembuhkan yang sakit, bangkitkan orang mati, tahirkan orang kusta, usirlah setan-setan, itulah perintah Tuhan kepada kita untuk memakai kuasa Tuhan dalam pelayanan.
Kuasa Tuhan Yesus kita pakai untuk berperang melawan roh-roh jahat yaitu kuasa iblis yang bekerja di dunia ini.
Oleh karena itu, marilah kita berjalan dalam kuasa Allah dan memakai kuasa itu dalam kehidupan kita, supaya kita berkemenangan.
Semua tantangan, pergumulan dan apapun masalah bahkan kuasa iblis tidak akan dapat mengalahkan kita sebab ada kuasa Tuhan dalam hidup kita oleh kebangkitan-Nya.
3. Kita mengalami perubahan hidup secara rohani.
Roma 6:5-5 berkata demikian: “Sebab jika kita telah menjadi satu dengan apa yang sama dengan kematian-Nya, kita juga akan menjadi satu dengan apa yang sama dengan kebangkitan-Nya. Karena kita tahu, bahwa manusia lama kita telah turut disalibkan, supaya tubuh dosa kita hilang kuasanya, agar jangan kita menghambakan diri lagi kepada dosa.”
Kita telah dipersatukan dengan kematian-Nya dan juga kebangkitan-Nya.  Dipersatukan dengan kematian-Nya berarti bahwa kita telah mati bagi dosa dan semua keinginan dosa.  Dipersatukan dengan kebangkitan-Nya berarti bahwa kita hidup dalam hidup yang baru yaitu kehidupan bagi Tuhan.
Hidup kita sekarang ini bukanlah milik kita lagi, melainkan hidup yang dipersembahkan bagi Tuhan karena memang adalah milik Tuhan.  Jadi, sebagai milik Tuhan maka kita harus hidup dalam kehendak Tuhan yang sempurna, berbuah-buah secara rohani, dan tidak lagi hidup dalam tabiat dan kebiasaan dosa.
Sungguh kita bersukacita oleh karena kebangkitan Tuhan Yesus merupakan kemenangan kita.  Kebangkitan-Nya juga memberikan kita pengharapan dan jaminan yang pasti  akan kehidupan kekal bersama Tuhan dalam kerajaan surga.
Haleluya! Selamat Paskah 🙏